Connect with us

SAMARINDA

Pemprov Kaltim akan Pulihkan Lubang Bekas Tambang

Published

on

Sejumlah lubang bekas tambang telah menelan korban karena tidak direklamasi dan dikelola.

Kaltimraya.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan segera melakukan pemulihan lubang-lubang bekas tambang terlantar, sebagai upaya pemerintah setempat merespon sejumlah kasus korban lubang tambang yang terjadi di Samarinda dan beberapa daerah lain di Kaltim.

Kepala Biro Humas Setprov Kaltim Syafranuddin, Minggu (6/10/2019) mengatakan lubang bekas tambang itu akan segera dipulihkan dan jika memungkinkan dikelola agar bermanfaat bagi masyarakat dan menambah penerimaan asli daerah dari sektor pariwisata.

“Ini merupakan langkah pemerintah (pusat dan daerah) untuk merespon kasus-kasus lubang bekas tambang terlantar yang mengakibatkan korban jiwa,” kata Ivan sapaan akrabnya.

Dia menyebut, sejumlah lubang bekas tambang telah menelan korban karena tidak direklamasi dan dikelola. Padahal, jika lubang-lubang bekas tambang itu direklamasi dan dikelola dengan aman, maka bukan tidak mungkin, justru akan menguntungkan masyarakat setempat.

Karena itu Pemprov Kaltim menyambut baik inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK untuk mendorong semua perusahaan pemilik konsesi pertambangan bertanggungjawab atas lubang dan lahan yang terbuka, meski mereka mengaku kerusakan itu ulah aktivitas penambang liar.

“Tentu kita apresiasi inisiatif dari Ditjen PPKL KLHK untuk rencana pemulihan lahan ini. Selanjutnya kita berharap dukungan semua pihak agar semua lahan rusak dan lubang-lubang bekas tambang liar itu bisa segera dipulihkan dan tidak ada korban lagi,” kata Ivan.

Sebelumnya Jumat lalu (4/10/2019), dua kawasan eks tambang ditinjau tim KLHK dan Pemprov Kaltim. Dua kawasan itu akan menjadi percontohan.

Pertama lubang bekas tambang di areal konsesi PT Lana Harita Indonesia (LHI) di sekitar Makroman dan genangan air serta areal terdampak penambangan liar di konsesi PT Insani Bara Pratama (IBP) di Palaran.

“Lahan-lahan ini dibiarkan begitu saja tidak direklamasi setelah ditambang. Kita akan segera lakukan pemulihan lahan. Pemulihannya akan tetap menjadi tanggung jawab pemilik konsesi,” kata Edy Nugroho Santoso, Kasubdit Pemulihan Kerusakan Ditjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat memimpin peninjauan lokasi di areal PT LHI dan PT IBP.

Di areal PT LHI terdapat dua void (lubang bekas tambang) dengan luas 1,45 hektar dan areal terdampak seluas 10,29 hektar.

“Satu void akan ditutup dan satu void airnya akan di-treatment agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Lubang eks tambang itu harus menjadi manfaat bagi masyarakat dan yang utama harus aman,” kata Edy Nugroho.

Menurut dia, pemerintah sedang mengupayakan percontohan bagaimana mengelola lubang-lubang tambang menjadi aman dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Di lubang bekas tambang Makroman ini, pemerintah merancang satu kawasan agrowisata yang bukan hanya berada di lokasi lubang bekas tambang, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar.

“Jadi kita arahkan agar ada sinergi antara pemulihan lahan ini dengan masyarakat. Untuk mendukung rencana agrowisata ini, masyarakat akan diarahkan untuk menanam buah-buahan tertentu dan menjadi ciri khas, sehingga pengunjung akan lebih tertarik,” kata Edy Nugroho.

Sementara itu untuk areal PT IBP, pemerintah hanya akan meminta perusahaan menimbun genangan air akibat aktivitas tambang itu menjadi kawasan lindung sesuai RTRW Samarinda.

Luas genangan sekitar 0,22 hektar dan areal terdampak mencapai 14,26 hektar. Genangan air dan areal terdampak itu berada hanya beberapa meter dari jalur masuk Kompleks Stadion Utama Kaltim di Palaran.

Sedangkan satu lubang bekas tambang yang berada di areal PT ECI, di Bantuas urung ditinjau karena Pemkot Samarinda berencana memfungsikan lubang bekas tambang itu menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. (jur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SAMARINDA

Wagub Ajak Forum Lintas Agama Peduli Lingkungan

Published

on

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Hadi Mulyadi.

Kaltimraya.com, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Hadi Mulyadi mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan, utamanya menyangkut sampah yang ditengarai menjadi salah satu sebab banjir ketika memasuki musim penghujan.

Hadi Mulyadi di Samarinda, Minggu (19/1/2020), mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan alat karbonisasi sampah kepada sepuluh kabupaten dan kota, yang disalurkan melalui forum lintas agama tersebut.

Hadi menegaskan prioritas yang berhak mendapatkan alat pengolah atau daur ulang sampah tersebut yaitu desa atau kampung yang dikategorikan Desa Sadar Kerukunan atau Kampung Toleransi.

“Tolong FKUB nanti diusulkan lagi kepada pemerintah untuk kita masukan di perubahan (APBD). Masing-masing akan kita berikan satu setiap daerah. Jadi ada sepuluh alat yang akan kita berikan,” jelasnya.

Menurut Wagub, bantuan alat ini sangat penting selain untuk mengajak masyarakat peduli kebersihan. Juga, memberdayakan potensi lingkungan bagi ekonomi masyarakat.

Sementara Ketua FKUB Kaltim, Asmuni Alie mengemukakan karbonisasi sampah diberikan khusus kepada Desa Sadar Kerukunan maupun Kampung Toleransi yang dibina FKUB tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Tahun ini, kami akan menyerahkan satu unit karbonisasi sampah kepada Desa Sadar Kerukunan/Kampung Toleransi binaan FKUB Kaltim di Simpang Pasir Palaran Samarinda,” ujar Asmuni Alie.

Ditambahkannya, FKUB selain membina kerukunan masyarakat lintas agama. Juga, membina ekonomi melalui pengelolaan alat pengolah atau daur ulang sampah itu.

“Alat itu akan dikelola secara kebersamaan di desa atau kampung binaan kita. Alat itu mampu menghasilkan sampah menjadi semacam briket (briket batubara) untuk bahan bakar, sehingga bisa diperjualbelikan. Berarti dari barang tidak berguna menjadi sesuatu bernilai ekonomi,” ungkap Asmuni. (arm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SAMARINDA

Susi Air Buka Rute Penerbangan Bersubsidi di Pedalaman Kaltim

Published

on

Penerbangan bersubsidi ini hanya berbayar 30 persen dari tarif yang telah di tentukan.

Kaltimraya.com, Samarinda – Maskapai penerbangan Susi Air mulai membuka rute penerbangan bersubsidi di sejumlah wilayah pedalaman di Provinsi Kalimantan Timur melalui Bandara APT Pronoto, Samarinda.

Maskai penerbangan Indonesia yang dioperasikan PT ASI Pujiastuti Aviation tersebut bakal melayani lima rute penerbangan yakni Samarinda – Long Apung, Samarinda–Dalah Dawai, Samarinda – Muara Wahau, Samarinda–Maratua, dan Dalah Dawai–Melak.

Penerbangan perdana Susi Air Subsidi Angkutan Udara Perintis Penumpang diresmikan di bandara APT Pranoto, Samarinda, Kamis (16/1/2020).

“Hari ini Susi Air membuka rute penerbangan bersubsidi dari Samarinda – Long Apung, Samarinda – Dalah Dawai, Samarinda – Muara Wahau, Samarinda – Maratua, dan Dalah Dawai – Melak,” urai Direktur Angkutan Udara, Ditjen Perhubungan Udara Maria Kristi di APT Pranoto.

Maria Kristi menambahkan lima rute yang telah diresmikan tersebut masih dimungkinkan akan ditambah lagi, apabila ada usulan dari masyarakat melalui pemerintah daerah.

“Kalau memang memungkinkan bisa jadi bakal ditambaha, kami menyesuaikan aturan yang ada, gak semua harus dituruti, karena ada peraturan perundangan yang memfilter hal tersebut,” ungkapnya.

Walau bersubsi, penerbangan di lima rute ini tidak membatasi kalangan manapun, masyarakat luas bisa menikmati fasilitas dari pemerintah tersebut.

Penerbangan bersubsidi ini hanya berbayar 30 persen dari tarif yang telah di tentukan.

“Tidak berbatas, namun kami akan menganalisa, berharapnya terus dapat subsidi ke depannya. Anggaran subsidi ini dari APBN sebesar Rp. 19.157.919.594,-,” terangnya.

Ditegaskannya bahwa maskapai ke lima rute ini bukan hanya Susi Air, karena dalam bentuk lelang, dan akan terus berganti kedepannya sesuai pemenang lelang.

“Untuk sekarang hanya Susi Air , kedepannya bisa di ganti dengan maskapai lainnya,” tegasnya.

Sementara Asisten II Pemprov Kaltim Abu Helmi, mengatakan bahwa untuk rute selanjutnya akan diusulkan kepada pemerintah pusat.

“Kami pemerintah provinsi, berterimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal membantu biaya atau pun anggaran subsidi penumpang, barang dan sebagainya,” kata Abu Helmi.

Pemerintah provinsi dan pusat terus berupaya, untuk berusaha melayani masyarakat di daerah tertinggal, terluar dan terpencil. (arm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SAMARINDA

BPBD Samarinda Ingatkan Siaga Banjir

Published

on

Tinggi muka air (TMA) atau debit Waduk Benanga pada posisi 80 cm atau level siaga dan curah hujan diperkirakan akan tetap tinggi hingga akhir Januari 2020.

Kaltimraya.com, Samarinda – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda memberikan peringatan kepada masyarakat Kota Samarinda, khususnya yang bermukim di daerah langganan banjir diingatkan untuk tetap waspada mengantisipasi terjadinya banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Hendra AH, Rabu (15/1/2020), mengatakan tinggi muka air (TMA) atau debit Waduk Benanga pada posisi 80 cm atau level siaga dan curah hujan diperkirakan akan tetap tinggi hingga akhir Januari 2020.

“TMA di Waduk Benanga kecenderungan bertambah naik. Air turunan Sungai Siring menuju Waduk Benanga menyebabkan ketinggian naik sekitar 80 posisinya. Dan BMKG Balikpapan meramalkan puncak terakhir hujan sampai akhir Januari,” ujar Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Hendra AH, Rabu (15/1/2020).

Hendra menyebut, mengacu penilaian Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, TMA pada posisi 80 masuk level kuning atau siaga. Sebab TMA posisi 50 saja sudah menggenangi sebagian wilayah Samarinda.

Artinya masyarakat harus tetap siap siaga mengamankan aset mereka sampai kondisinya aman. Sebab daerah langganan seperti Jl Terong Pipit dan Jl Asparagus Perumahan Bengkuring sudah mulai terendam dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter. Termasuk Perumahan Griya Mukti yang menunjukkan air mulai naik ke jalan.

Selain imbauan, BPBD Samarinda juga sudah terjun sejak Sabtu (11/1/2020) kemarin. Di antaranya membantu penumpang yang ingin menuju Bandara APT Pranoto Samarinda bekerjasama Brimob, Polisi, TNI, dan Satpol dari Simpang Alaya ke Lempake dan selanjutnya di bawa bus bandara ke bandara.

Kemudian Minggu (12/1/2020) sudah menurunkan bantuan di Desa Budaya Pampang. Dan sudah menurunkan tenda posko di Perumahan Bengkuring dan perahu karet di beberapa wilayah di Samarinda.

Sementara Kasi Pengelolaan Bendungan BWS Wilayah Kalimantan 3, Arman Efendi menyebutkan ada perilaku aneh pada tingginya debit air Benanga. Jika dibandingkan Juni 2019 saat Samarinda dikepung banjir, curah hujan di hulu lebih rendah, tapi debit airnya lebih banyak.

“Saat itu hanya posisi 79 sekian. Sekarang 80 sekian bahkan sempat mencapai 90 sekian hingga akhirnya turun lagi di 80. Airnya dari mana. Artinya ada limpasan tidak terkendali dari hulu. Tanpa ditahan sesuatu langsung masuk ke bendungan,” sebutnya.

Dia menyebut akan selalu berkoordinasi dengan pihak Pemkot Samarinda terkait perkembangan Waduk Benanga. BWS tanggung jawabnya tentang bendungan. Menjaga keamanan bendungan berprilaku normal tidak ada indikasi kolaps atau jebol.

” Kami akan selalu memberikan informasi perilaku air, kami akan terus menjaga supaya bendungan aman dari air yang semakin tinggi debitnya,” jelasnya. (arm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending