Connect with us

MAHAKAM ULU

Bupati Mahakam Ulu Sahkan Perbub Anggaran Kampung

Published

on

Bupati Mahakan Ulu Bonifasius geh.

Kaltimraya.com, Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh mengesahkan tiga peraturan bupati terkait penggunaan anggaran untuk pemerintah kampung, yang selanjutnya menjadi syarat untuk mencairkan dana tersebut.

“Tiga perbub sudah disahkan oleh pak bupati, sementara masih ada satu perbub lagi yang dalam waktu dekat disahkan karena baru selesai ditelaah,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mahakam Ulu S Lawing Nilas di Ujoh Bilang, Ibu Kota Mahakam Ulu, Kamis (15/3/2018).

Tiga aturan yang disahkan itu masing-masing Perbub Nomor 3 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Alokasi Dana Kampung (sebutan untuk desa), Perbub Nomor 4 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Alokasi Dana Kampung, dan Perbub Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa.

Sementara satu perbub yang sudah selesai dibahas dan tinggal menunggu pengesahan adalah Perbub tentang Pedoman dan Tata Cara Pembagian Bantuan Keuangan Pemerintah Daerah Program Gerbangmas – P2MKM (Gerakan Pembangunan Masyarakat Adil dan Sejahtera – Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Mandiri).

Lawing mengatakan bahwa empat perbub ini sebagai syarat untuk mencairkan dana agar bisa masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKam), baik berupa dana desa maupun alokasi dana kampung (ADK).

Pada 2018, APBKam yang masuk untuk 50 kampung di lima kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu jumlahnya sebesar Rp159,95 miliar.

Anggaran sebesar itu berasal dari tiga pos, yakni dari APBN berupa dana desa dengan nilai Rp56,36 miliar, kemudian dari APBD Mahakam Ulu berupa ADK sebesar Rp88,59 miliar, dan bantuan keuangan yang juga dari APBD Mahakam Ulu dengan nilai Rp15 miliar.

Lawing berharap anggaran itu dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung percepatan pembangunan berskala kampung, agar perekonomian lokal bisa cepat berkembang dan masyarakatnya menjadi berdaya.

“Sedangkan bankeu Pemkab Mahulu dari pos program Gerbangmas – P2MKM, tahun ini hanya diprioritas untuk dua hal, yakni rehabilitasi rumah tidak layak huni dan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi kampung yang belum mendapat pelayanan air bersih,” tutur Lawing, seperti dikutip Antara. (gfr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MAHAKAM ULU

Bupati Mahakam Ulu Minta PKK Tonjolkan Produk Khas

Published

on

Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh.

Kaltimraya.com, Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh meminta pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat menonjolkan produk khas daerah dalam setiap pengembangan kerajinan tangan, termasuk saat menggelar berbagai pelatihan.

“PKK Mahulu (Mahakam Ulu) sudah berhasil menonjolkan khas daerah yang salah satunya mendapat pengakuan sebagai juara satu dalam lomba desain busana daerah tingkat Provinsi Kaltim. Ini harus dipertahankan dan dikembangkan,” ujar dia di Ujoh Bilang, Senin (5/8/2019).

Ia juga minta PKK mampu menggerakkan masyarakat untuk bergotong-royong menciptakan rekayasa sosial sehingga berbagai masalah di setiap kampung (desa) bisa diselesaikan secara bersama-sama.

Saat pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke- 16 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke- 47 tingkat Kabupaten Mahakam Ulu di Kampung Matalibaq, Kecamatan Long Hubung, ia mengatakan tentang pentingnya gotong royong yang harus terus dijalankan demi lancarnya pembangunan.

Dia menjelaskan gotong royong merupakan salah satu sendi kehidupan masyarakat yang paling mendasar dan sudah dilakukan sejak turun termurun.

Kebiasaan itu, kata dia, diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia, termasuk dalam masyarakat kabupaten itu.

“Dalam proses pewarisan nilai-nilai dan prinsip gotong royong yang diwariskan secara estafet antargenerasi, selalu terjadi penyaringan dan pengayaan nilai, norma, dan tata cara, sehingga pola gotong royong ini terus berkembang,” katanya.

Prinsip gotong royong dalam masyarakat Mahakam Ulu, katanya, masih tetap mengakar dan membudaya dalam kehidupan sehari-hari, yang tecermin dari perilaku warga yang masih mengedepankan budaya dan adat istiadat.

Setiap penyelenggaraan kebudayaan, lanjutnya, masyarakat saling membantu untuk menyukseskan kegiatan dan memupuk adat budaya demi terus terpeliharanya warisan leluhur.

“Tingginya antusias warga, baik dari kaum tua maupun muda, menunjukkan bahwa kita masih menjunjung tinggi prinsip gotong royong,” kata dia.

Secara khusus, ia menyampaikan hormat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Mahakam Ulu, atas terpeliharanya prinsip gotong royong dalam setiap sendi kehidupan. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MAHAKAM ULU

Mahulu Kerjasama dengan Unibra Susun RTRW

Published

on

Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh. (kanan)

Kaltimraya.com, Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, dalam menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2017-2037, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya (Unibra) Malang.

“Dalam melakukan kajian RTRW Mahakam Ulu 2017-2037 ini, pada 2016 lalu telah dilakukan kajian dan analisis oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Mahulu bekerja sama dengan Unibra,” ujar Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh di Ujoh Bilang, Jumat (16/11/2018).

Sehari sebelumnya, saat memberikan jawaban atas tanggapan fraksi-fraksi dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Mahulu yang digelar di ruang pertemuan BP4D Mahulu, ia mengatakan bahwa kerja sama dengan Universitas Brawijaya tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan hasil terbaik dalam penyusunan RTRW.

Hasil kajian dan analisis tersebut kemudian dituangkan dalam naskah akademik tentang RTRW Mahakam Ulu 2017-2037. Penyusunan tata ruang ini juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang Nasional yang aman dan nyaman berlandaskan wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

Ia mengatakan, penyusunan RTRW dimaksudkan untuk pengembangan sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata guna menuju masyarakat yang sejahtera dan mandiri, serta untuk mendukung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam penyusunannya dilakukan melalui delapan tahapan sesuai subtansi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tata Ruang Wilayah.

Delapan tahapan itu antara lain staretegi penataan ruang yang meliputi pembangunan sumber daya manusia sesuai dengan karakter lokal, lingkungan, posisi geografis wilayah, pengembangan perbatasan negara sebagai fungsi pertahanan dan keamanan negara serta potensi ekonomi.

Penyusunan RTRW juga memperhatikan pembangunan sesuai karakteristik lokal, fungsi perbatasan, dan memperhatikan potensi Sungai Mahakam yang terintregrasi, penetapan kawasan lindung sebagia penyangga ekosistem, termasuk kawasan budidaya dengan prinsip pembangnan berkelanjutan,” kata Boni. (mgf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MAHAKAM ULU

Korem 091/ASN Emban Misi Kemanusiaan di Mahulu

Published

on

Misi kemanusiaan yang di emban saat ini antara lain khitan massal, pengobatan massal, dan bakti sosial yang dilakukan pada Kamis (25/10/2018).

Kaltimraya.com, Ujoh Bilang – Prajurit TNI yang tergabung dalam Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Samarinda, Kalimantan Timur, mengemban misi kemanusiaan ke kawasan pedalaman dan pedalaman negara, yakni di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

“Misi kemanusiaan yang kami emban saat ini antara lain khitan massal, pengobatan massal, dan bakti sosial yang dilakukan pada Kamis (25/10/2018) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke- 73,”kata PGS Pasi Bhakti Stafter Korem 091/ASN, Letnan Satu Infanteri Imam Nawawi di Ujoh Bilang, Selasa (23/10/2018).

Dalam misi ini, pihaknya menyiapkan sekitar 60 personel Korem 091/ASN, sehingga masing-masing personel sudah dibagi tugas dalam kegiatan ini, seperti dokter dan tenaga medis militer yang bertugas melayani khitan dan pengobatan massal, sedangkan prajurit lainnya juga mendapat tugas masing-masing.

Seperti ada prajurit yang menyiapkan air bersih karena pihaknya membawa mesin penjernih air dan membawa enam unit tandon aluminium.

Tandon tersebut diletakkan di sejumlah titik rumah warga dan titik kerumunan warga, karena dalam bakti sosial ini juga bertepatan dengan Festival Hudoq sehingga ada ribuan warga yang hadir.

Pihaknya juga akan membagikan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok yang totalnya sebanyak 10 ton yang dibagi menjadi 2.500 paket, sehingga paket tersebut akan dibagikan kepada 2.500 penduduk yang tersebar di Kecamatan Long Bagun.

Untuk mendata warga mana saja yang layak mendapat bantuan bahan kebutuhan pokok, lanjutnya, teknisnya diserahkan kepada Koramil Long Bagun karena personel mereka yang lebih mengetahui kondisi wilayah. Namun yang pasti, sebanyak 2.500 paket bahan pokok tersebut akan diserahkan kepada warga yang tersebar di empat kampung, yakni Kampung Ujoh Bilang, Batu Majang, Long Bagun Ulu, Long Bagun Ilir, dan Kampung Batoq Kelo.

“Selain pengobatan massal dan khitan massal, dalam bakti sosial ini juga akan dilakukan donor darah yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Mahulu, pemeriksaan gigi bagi warga yang memiliki masalah dengan gigi, pengobatan umum, pemasangan implan (alat kontrasepsi), dan imunisasi, ujarnya.

Kedatangan 60 personel ini mencarter kapal kayu KM Berkat Usaha dengan menempuh pelayaran selama dua hari dua malam dari Samarinda, kemudian tiba di Ujoh Bilang pada Selasa pagi (23/10/2018). (mgf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending