Connect with us

PENAJAM PASER UTAMA

Mustaqim Gandeng Sofyan Nur Maju Pilkada Penajam

Published

on

Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim MZ

Kaltimraya.com, Penajam – Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim MZ yang berpasangan dengan Sofyan Nur dipastikan maju pada Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun 2018 setelah mendapatkan dukungan dari tiga partai politik.

“Kami sudah mengantongi tiga SK (surat keputusan) atau rekomendasi untuk mendaftar ke KPU Kabupaten Penajam Paser Utara untuk menjadi peserta Pilkada,” ungkap Mustaqim ketika dihubungi di Penajam, Minggu.

Pasangan Mustaqim MZ-Sofyan Nur mendapat dukungan dari Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Bulan Bintang untuk maju pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara yang akan digelar 27 Juni 2018.

Dukungan gabungan ketiga partai politik tersebut sudah memenuhi syarat untuk pasangan Mustaqim MZ-Sofyan Nur mendaftar ke KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, karena memiliki alokasi jumlah 6 kursi di DPRD setempat.

Sementara dalam keputusan yang ditetapkan KPU Kabupaten Penajam Paser Utara, partai politik atau gabungan partai politik paling sedikit memperoleh 20 persen dari kursi DPRD dengan perhitungan hasil pemiliu legislatif 2014, yakni lima kursi.

Mustaqim yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Penajam Paser Utara itu menyatakan, akan melakukan deklarasi pasangan calon pada Senin (8/1) kemudian langsung mendaftar sebagai peserta Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami akan menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU, setelah melakukan deklarasi di gedung Graha Pemuda kemudian bersama simpatisan berjalan kaki menuju KPU,” jelasnya.

Ia menambahkan tim pemenangan akan dibentuk setelah proses pendaftaran rampung, namun relawan pemenangan Mustaqim MZ-Sofyan Nur telah dibentuk di kecamatan, kelurahan dan desa.

Bakal calon Wakil Bupati Sofyan Nur (mantan anggota DPRD Kaltim periode 2009-2014) mengatakan, akan meminta restu kepada sang ayah yang saat ini menjabat Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar.

“Saya belum meminta restu dari ayah dan saya akan meminta restu dari ayah untuk bertarung di pilkada,” tambah anak pertama Yusran Aspar tersebut.

Sementara Ketua KPU Penajam Paser Utara Feri Mei Effendi terpisah membenarkan, pasangan Mustaqim MZ-Sofyan Nur sudah melakukan konfirmasi akan mendaftar sebagai peserta Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara pada hari pertama pendaftaran, Senin (8/1). (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PENAJAM PASER UTAMA

Luas Tanam Padi di Penajam Turun 5 Persen Selama Kemarau

Published

on

Di beberapa lokasi lahan persawahan bisa ditanami padi dua sampai tiga kali, jadi produksi padi masih aman.

Kaltimraya.com, Penajam – Musim kemarau panjang yang terjadi pada 2019 mengakibatkan luasan areal tanam padi Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengalami penurunan hingga mencapai 5 persen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holrikultura Dinas Pertanian Penajam Paser Utara, Bambang Marjuki ketika ditemui di Penajam, Senin (20/1/2020) mengatakan, lahan persawahan di Kabupaten Penajam Paser Utara masih mengandalkan pengairan tadah hujan sehingga pada musim kemarau banyak sawah tidak dapat diolah untuk ditanami padi.

Dalam satu tahun, lanjutnya, luas tanam areal tanam padi di Kabupaten Penajam Paser Utara yang tersebar di empat kecamatan bisa mencapai lebih kurang 21.000 hektare.

“Tapi pada 2019, luas tanam padi di wilayah Penajam Paser Utara mengalami penurunan hingga 5 persen karena pengaruh musim kemarau panjang,” ujarnya.

Bambang Marjuki menyebutkan, luasan areal lahan persawahan produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang musim kemarau yang dapat diolah dan ditanami padi hanya sekitar 19.950 hektare.

Kendati luas areal tanam padi menurun, namun hasil produksi padi di Kabupaten Penajam Paser Utara masih aman.

Di beberapa lokasi lahan persawahan bisa ditanami padi dua sampai tiga kali, jadi produksi padi masih aman.

Bambang Marjuki menambahkan, walau terjadi kemarau panjang secara produksi padi Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2019 masih cukup banyak.

Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara mendata sampai akhir 2019 produksi padi mengalami surplus mencapai 23.000 ton. (nov)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PENAJAM PASER UTAMA

Disdikpora Penajam Usulkan Angkat Guru Honorer Jadi PNS

Published

on

Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara masih membutuhkan tambahan ratusan tenaga pendidik berstatus PNS atau ASN untuk mengajar di sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama sederajat di daerah itu.

Kaltimraya.com, Penajam – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengusulkan lebih kurang 299 guru honorer di daerah itu diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) karena di daerah itu masih kekurangan tenaga pendidik berstatus PNS.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara, Daman di Penajam, Senin (9/12/2019), mengatakan instansinya masih kekurangan tenaga pendidik atau guru berstatus PNS atau aparatur sipil negara (ASN).

“Sampai saat ini Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara masih kekurangan guru berstatus ASN sekitar 299 orang,” ungkapnya.

“Kami usulkan sekisar 299 guru honorer diangkat menjadi PNS untuk menutupi kekurangan guru berstatus ASN di sekolah-sekolah wilayah Penajam Paser Utara,” ujar Daman.

Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara masih membutuhkan tambahan ratusan tenaga pendidik berstatus PNS atau ASN untuk mengajar di sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama sederajat di daerah itu.

Kebutuhan guru berstatus PNS untuk jenjang pendidikan sekolah dasar yang ada di wilayah Penajam Paser Utara, menurut Daman sebanyak lebih kurang 194 orang.

Sedangkan kebutuhan tenaga pendidik berstatus ASN untuk jenjang pendidikan sekolah menengah pertama di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 105 orang.

Sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama sederajat di wilayah Penajam Paser Utara masih kekurangan guru, sebab belum meratanya penyebaran tenaga pendidik di daerah itu.

Secara jumlah, jelas Daman tenaga pendidik di Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mencukupi, tetapi karena kondisi demografi dan geografi kewilayahan yang berjauhan membuat penyebaran guru belum menutupi.

“Rekapan guru berstatus PNS masih kurang sekitar 299 orang untuk semua sekolah dasar dan menengah pertama, dan dari hasil rekapan paling banyak kekurangan guru berstatus ASN di sekolah dasar,” ucapnya.

“299 tenaga pendidik honorer yang diajukan itu, kami harap langsung diangkat menjadi PNS atau ASN tidak perlu melalui tes dan seleksi akademik,” kata Daman. (mhs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PENAJAM PASER UTAMA

Tiga Titik Panas Muncul di Wilayah Penajam Paser Utara

Published

on

BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, telah menelusuri titik panas yang ditemukan oleh BMKG dan Lapan tersebut, satu titik panas di antaranya akibat kebakaran lahan.

Kaltimraya.com, Penajam – Sedikitnya tiga titik panas muncul di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, seiring masih rendahnya intensitas hujan mengguyur daerah itu.

Kepala Sub Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Penajam Paser Utara Nurlaila saat ditemui, Rabu (20/11/2019) mengatakan, kendati telah memasuki musim hujan, namun intensitas hujan masih terpantau rendah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara menurut dia, menerima laporan adanya tiga titik panas baru berisiko tinggi terjadi kebakaran di tiga kecamatan.

Tiga titik panas baru di wilayah Penajam Paser Utara tersebut jelas Nurlaila, terpantau oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Berdasarkan pantauan BMKG dan Lapan itu tiga titik panas ditemukan di wilayah Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam dan di wilayah Desa Rintik, Kecamatan Babulu.

BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara kata Nurlaila, telah menelusuri titik panas yang ditemukan oleh BMKG dan Lapan tersebut, satu titik panas di antaranya akibat kebakaran lahan.

“Lokasi lahan yang terbakar itu berada di Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam, dan telah dilakukan pendinginan,” ujar Nurlaila.

Untuk itu masyarakat diimbau agar tetap waspada dengan potensi kebakaran karena cuaca sepekan terakhir masih didominasi cuaca panas.

“Kami ingatkan warga agar mewaspadai terhadap bahaya kebakaran di daerah masing-masing karena cuaca masih cukup panas, meski telah memasuki musim hujan,” ucap Nurlaila.

Risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Penajam Paser Utara masih cukup tinggi, karena masih jarang hujan menyebabkan suhu udara di daerah itu masih cukup panas.

Wilayah Kecamatan Penajam dan Sepaku dinilai cukup rawan kebakaran lahan dan hutan, sebab memiliki luasan hutan dan perkebunan yang cukup besar. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending