Connect with us

POLITIK & HUKUM

Isran-Hadi Dijadwalkan Daftar Pertama Pilgub Kaltim

Published

on

Pasangan Cagub/Cawagub Kaltim Isran Noor dan Hadi Mulyadi

Kaltimraya.com, Samarinda – Pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Isran Noor-Hadi Mulyadi dijadwalkan melakukan pendaftaran sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah Kalimantan Timur 2018 pada hari pertama Senin (8/1).

Pasangan mantan Bupati Kutai Timur Isran Noor dan anggota DPR RI Hadi Mulyadi maju Pilkada Kaltim diusung koalisi tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.

“Kami telah memiliki semua persyaratan, Insyaallah semuanya lengkap dan aman”

Abdul Rohim dari Tim Media Center Isran-Hadi saat dihubungi wartawan di Samarinda, Minggu, mengatakan, timnya telah berkoordinasi dengan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kaltim untuk mendaftarkan pasangan Isran-Hadi pada Senin (8/1).

“Memang benar besok kami akan daftar dan dijadwal oleh KPU sekitar jam 09.00 Wita,” kata Abdul Rohim.

Saat menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Kaltim, pasangan Isran-Hadi akan didampingi sejumlah pengurus dan kader dari partai pengusung, terutama dari pengurus inti partai tingkat provinsi.

“Pengurus inti Gerindra, PKS dan PAN akan hadir. Selain itu, tokoh-tokoh masyarakat pendukung Isran-Hadi juga akan ikut mendampingi,” kata Rohim.

Dihubungi terpisah, Hadi Mulyadi menambahkan pengurus parpol sudah menyiapkan berkas persyaratan yang akan dibawa saat mendaftar ke KPU Kaltim.

“Kami telah memiliki semua persyaratan, antara lain surat rekomendasi dari DPP Partai Gerindra, PKS dan PAN. Insyaallah semuanya lengkap dan aman,” ujarnya.

baca: KPU Kaltim Batasi Simpatisan Cagub-Cawagub saat Pendaftaran

Sesuai persyaratan yang ditetapkan KPU, pasangan bacagub-bacawagub yang mendaftar sebagai peserta Pilkada Kaltim 2018 melalui jalur partai politik memerlukan dukungan parpol dengan minimal 11 kursi di DPRD Kaltim.

Total kursi yang dimiliki tiga parpol pengusung pasangan Isran-Hadi sebanyak 12 kursi, yakni Gerindra, PKS dan PAN masing-masing memiliki empat kursi di legislatif.

Masa pendaftaran peserta Pilkada Kaltim mulai dibuka pada Senin (8/1) dan akan ditutup pada Rabu (10/1) pukul 24.00 Wita. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

BALIKPAPAN

OTT KPK di Kaltim Tangkap Tujuh Orang dan Seorang di Jakarta

Published

on

KPK menjelaskan, penangkapan ini disebabkan pemberian suap senilai Rp155 miliar dari swasta kepada BPJW XII Kaltim dan Kaltara.

Kaltimraya.com, Balikpapan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 8 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sejak Selasa (15/10/2019) malam hingga Rabu (16/10/2019) dini hari (15/16/10).

“Sebanyak tujuh orang ditangkap di Kaltim, yaitu di Samarinda dan Bontang, dan satu orang terkait kasus yang sama ditangkap di Jakarta,” ungkap jurubicara KPK Febri Diansyah, di hubungi dari Kaltim, Rabu (16/10/2019).

Seorang yang ditangkap di Jakarta adalah Kepala Badan Pelaksana Jalan Wilayah (BPJW) XII Refly Rudy Tangkere.

“Tujuh lainnya diperiksa di Polda Kaltim,” lanjut Febri seraya menambahkan bahwa mereka adalah pihak swasta dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), pejabat yang bertanggung jawab atas pengadaan barang dan jasa, dalam hal ini proyek di bawah BPJW.

Rabu (16/10/2019) pagi ini juga ketujuh orang itu diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa di KPK.

Febri menegaskan, status semuanya masih terperiksa. KPK memiliki waktu 24 jam sejak penangkapan untuk memastikan status mereka.

Selanjutnya, KPK menjelaskan, penangkapan ini disebabkan pemberian suap senilai Rp155 miliar dari swasta kepada BPJW XII Kaltim dan Kaltara.

Suap diberikan dengan cara memberikan kartu ATM yang rekeningnya diisi secara berkala oleh pihak swasta.

“KPK sudah mengamankan barang bukti kartu ATM dan buku tabungan atau rekeningnya,” tegas Febri.

Febri menjanjikan keterangan lebih lanjut akan disampaikan secara resmi pada sore atau Rabu (16/10/2019) malam ini. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK & HUKUM

MA Berhentikan Sementara Hakim PN Balikpapan yang Ditangkap KPK

Published

on

Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro.

Kaltimraya.com, Jakarta – Mahkamah Agung memberhentikan sementara hakim pada Pengadilan Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (3/5/2019) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

“Ketua MA melalui surat keputusan bernomor 78/KMA/SK/V/2019 memberhentikan sementara dari jabatan PNS atau hakim tersebut terhitung sejak 3 Mei 2019,” ujar Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Senin (6/5/2019).

Keputusan Ketua MA tersebut dikeluarkan setelah hakim tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh KPK.

Kendati demikian MA tetap memberikan hak hakim PN Balikpapan tersebut berupa uang pemberhentian sementara sebesar 50 persen dari ketentuan pemberhentian, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelumnya pada Jumat (3/5) malam KPK mengamankan lima orang termasuk seorang hakim dan panitera muda pidana PN Balikpapan, dan dibawa ke Polda Balikpapan untuk diperiksa.

Selain itu, KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga merupakan bagian dari permintaan (suap) sebelumnya.

Berdasarkan siaran pers yang diterima dari KPK, operasi tangkap tangan tersebut dilakukan setelah KPK mendapatkan informasi akan terjadi transaksi pemberian uang pada hakim yang mengadili sebuah perkara pidana di PN Balikpapan tersebut.

Kasus ini terkait dengan kasus penipuan terkait dokumen tanah. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK & HUKUM

BPN : Massa Kampanye Jadi Bukti Hasil Survei Ungguli Prabowo-Sandi

Published

on

Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sugiono saat jumpa pers di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Kaltimraya.com, Jakarta – Sisa masa kampanye pemilihan presiden 2019 tinggal menghitung hari. Antusias masyarakat juga sudah semakin jelas terlihat bahwa pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno lebih diminati dibanding pasangan lainnya.

Hal ini merupakan bukti bahwa sebagian lembaga survei yang saat ini sudah merilis hasilnya mengunggulkan elektabilitas Prabowo-Sandi dibanding Jokowi-Amin lebih akurat dibanding lembaga survei yang selama ini mengungulkan petahana.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sugiono saat jumpa pers menanggapi perkembangan naiknya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi mendekati hari pencoblosan.

“Perkembangan hasil survei, baik yang dilakukan oleh internal pihak kami maupun pihak lain, bahkan lembaga survei dari luar negeri yang terus memantau pemilu di Indonesia hasilnya sangat memuaskan,” ujar Sugiono saat jumpa pers di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu 10 April 2019.

“Tentunya hasil survei ini harus dihormati apalagi dengan bukti bahwa setiap kampanye yang dilakukan pasangan Prabowo-Sandi selalu ‘pecah’. Massa yang datang itu massa riil, massa partisipatif bukan massa yang dimobilisasi dengan cara transaksional,” kata Sugiono.

Sugiono juga menyinggung perbedaan cara berkampanye antara Prabowo-Sandi dengan petahana selama masa kampanye terbuka.

“Kepada pihak kami, masyarakat ikhlas menyumbang, tidak hanya tenaga, pikiran, bahkan dana. Mereka berbondong-bondong datang karena ingin perubahan kepemimpinan. Sementara yang di sana kampanye dengan iming-iming imbalan,” ungkapnya.

Jadi lanjut Sugiono, lembaga survei yang selama ini mengungulkan elektabilitas Prabowo-Sandi seperti Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Precision Public Policy Polling (PPPP) dari Amerika lebih tampak akurasinya jika dikaitkan dengan massa kampanye Prabowo-Sandi.

“Ini gelombang manusia yang hadir, gelombang manusia yang ingin perubahan terjadi di negeri ini. Manusia yang memiliki akal sehat tentunya dapat dengan mudah mengetahui bahwa pilpres tahun ini akan dimenangkan Prabowo-Sandi,” ujar Sugiono.

“Dan kenyataan yang terjadi saat ini adalah ini merupakan momentum bahwa rakyat ingin perubahan dan tak mau dibohongi lagi. Dan mereka akan menjaga suaranya di pilpres ini,” tandas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. (dom)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending