Connect with us

POLITIK & HUKUM

Ini Alasannya, Mengapa Media Center Berperan Penting dalam Pilkada 2018

Published

on

Oleh : Budi Purnomo Karjodihardjo, S.IKom, M.IKom, MIPR

SAAT ini adalah momentum yang sangat krisial bagi para Tim Sukses Calon Gubernur /Calon Bupati yang akan mengikuti kontestasi dalam Pilkada 2018 di berbagai daerah di seluruh pelosok tanah air.

“Kemenangan kampanye di udara akan memudahkan kampanye darat untuk menjadi juara”

Waktu tinggal hitungan bulan, bisa terasa pendek untuk melakukan kondolidasi, sosialisasi dan kampanye bagi para kandidat. Namun, jika salah mengambil skala prioritas dalam pola kerja Timses, bisa jadi membawa dampak buruk dalam hasil akhirnya.

Jika ingin memenangkan sebuah kontestasi, langkah awal yang harus dilakukan — sebelum tim-tim yang lainnya terbentuk adalah Tim Media Center.

Oleh karenanya saya akan membatasi pembahasan dalam tulisan ini, adalah tim kampaye udara yang biasa disebut sebagai Media Center.

I. PRINSIP MEDIA CENTER

Menurut saya ada tiga prinsip mendasar yang harus dipegang teguh oleh para praktisi media center agar kandidatnya sukses.

Prinsip Pertama, berita positif kandidat kita harus jauh lebih banyak daripada berita negatif terhadap kandidat kita.

Prinsip Kedua, berita positif kandidat kita harus jauh lebih banyak daripada berita positif terhadap kandidat lainnya.

Prinsip Ketiga, jangan biarkan berita negatif menyerang kandidat kita. Segera lakukan klarifikasi, jika perlu lakukan serangan balik melalui pihak ketiga.

II. STRUKTUR MEDIA CENTER

Perlu dipahami bahwa tugas Media Center yang utama adalah meningkatkan popularitas. Karena dari menabur benih popularitas lah maka kita akan memanen elektabilitas. Jika elektabilitasnya juara, maka potensi untuk meraih kesuksesan dalam suatu pilkada juga akan sangat besar.

Seperti apakah organisasi Media Center yang efektif? Menurut saya, Media Center yang efektif, miminal memiliki tiga sayap divisi utama di dalamnya.

Pertama, sayap Media Relation, yang kedua, adalah sayap Media Sosial, dan yang ketiga, adalah sayap Marketing Communications

A. MEDIA RELATIONS

Tim ini bertugas untuk mendapatkan dukungan dari media dan jurnalis. Langkah yang dilakukan adalah menyiapkan bahan-bahan publikasi, dan memberikan kemudahan kepada media untuk mendapatkan narasumber.

Ada sejumlah program yang bisa dilakukan untuk mencapai sasaran di atas, yatu :

1. Media Visit.

Melakukan kunjungan media (Media Visit), terutama media mainstream, baik : Media Cetak, Media Online, maupun Media Elektronik.

2. Journalist Meeting

Agar jurnalis memahami visi misi sang kandidat, tentunya sosialisasi program kerja perlu disampaikan kepada mereka. Ada beberapa kelompok jurnalis yang efektif untuk penyelenggaraan journalist meeting ini. Misalnya, jurnalis pewarta politik (Kemendagri, DPR-RI), dan Pemilu (KPU)

Selain itu juga melakukan pertemuan dengan para wartawan foto yang tergabung dalam organisasi Pewarta Foto. Juga News Producer Meeting (yang menugaskan reporter TV). Dan yang tidak kalah penting adalah bertemu dengan Forum Pemred.

3. Juru Bicara dan Opinion Leader

Seringkali jurnalis kesulitan untuk mendapatkan konfirmasi ataupun informasi mengenai suatu peristiwa tertentu. Dalam konteks ini tentu diperlukan kontak person yang kompeten untuk menjadi juru bicara.

Karena itu perlu disiapkan Nara Sumber dari internal yang bisa mewakili : Kandidat, Keluarga, Tim Sukses, ataupun Relawan

Sedangkan Opinion Leader diperlukan agar statement yang dilontarllkan lebih dipercaya publik ataupun bisa mempengaruhi opini publik. Biasanya opinion leader berasal dari eksternal atau Pihak Ketiga yang bisa jadi berasal dari : Lembaga Survey, Akademisi dan Pakar, Organisasi Formal, LSM, dll.

4. Press Release

Menyiapkan bahan press release untuk semua kegiatan setiap harinya juga penting untuk dilakukan. Karena banyaknya informasi dan berita, terkadang jurnalis memprioritaskan untuk menulis berita yang berasal dan press release yang clear.

B. MEDIA SOSIAL

Peranan tim Media Sosial juga sama pentingnya denga tim Media Relations. Kedua tim ini bisa sali melengkapi. Tujuan utama tim Media Sosial adalah agar kandidat mendapatkan dukungan dari netizen.

1. Menyiapkan Infrastruktur Media Sosial

Tentu saja sebelum melangkah kita harus memiliki aset medsos. Setidsknya ada 3 medsos yang utama yaitu Facebook, Twitter, dan Instagram. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya, tetapi tiga platform medsos ini paling banyak digunakan di Indonesia.

2. Menyiapkan content bergambar/video

Gambar atau video lebih menarik daripada sekedar kata-kata oleh sebab itu harus ada tim designer yang akan memproduksi cerita bergambar atau meme yang provokatif dan menarik. Produksi sebanyak-banyaknya dalam berbagai versi untuk didistrubusikan via medsos pada saat yang tepat.

3. Mengambil Peran Distribusi Semaksimal Mungkin.

Media sosial adalah alat distribusi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kampanye. Bahkan bisa mendukung Tim Media Relations untuk mendistribusikan link berita yang diproduksi oleh Tim Media Relations

C. MARKETING COMMUNICANTIONS

Diperlukan strategi yang tepat untuk media buying dan media placement untuk penempatan iklan dan promosi kandidat.

Political branding yang tepat, dengan disain iklan yang pas sangat mempengaruhi persepsi publik terhadap sang kadidat.

Karena itu pengukuran efektifitas penempatan media promosinya harus diperhitungkan secara matang. Apakah di media digital, media cetak, tv, radio, billboard, brosur, dan sebagainya.

III. PENUTUP

Tidak gampang menjelaskan organisasi yang penting dalam Pilkada dalam forum yang sempit ini. Perlu waktu diskusi yang agak panjang untuk pembahasan masalah ini.

Tetapi yang jelas kemenangan kampanye di udara akan memudahkan kampanye darat untuk menjadi juara. Jika kita menang di udara dan di darat, maka otomatis kita akan menjadi pemsnangnya dalam kontentasi 2018 ini.

Mudah-mudahan dapat memberikan gambaran awal mengenai pembentukan Media Center yang efektif untuk pemenangan Pilkada. Semoga bermanfaat. (*)

Budi Purnomo Karjodihardjo, S.IKom, M.IKom, MIPR
adalah seorang praktisi komunikasi & media.

Budi pernah menjadi Koordinator Media Center Tim Kampanye Jokowi-Ahok (2012), Koordinator Media Center Tim Pemenangan Rieke-Teten (2013), Koordinator Prabowo Media Center (2013), Direktur Media Center Timkamnas Prabowo Hatta (2014), Koordinator Sandiaga Uno Media Center (2016), dan Dewan Pakar Tim Kampanye Anies-Sandi (2017).

Akhir tahun 2017, Budi diminta Prabowo Subianto untuk membantu program public relations & publikasi untuk kegiatan Deklarasi Jagub/Cawagub Jabar 2018, Cagub Jateng 2018, dan 5 Cagub/Cawagub 2018 Koalisi Partai Gerindra, PAN, dan PKS.

Kini, Budi mengelola perusahaan komunikasi & media : Indonesia Raya Media Center (IRMC), Sapu Langit Cyber Campaign (SLCC), Survey & Polling Indonesia Raya (SPIR), dan jaringan media digital se-nusantara, Media Indonesia Raya (MIR) Group. Kontak : bp@mediacenter.id atau wa : 08531-5557788.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

POLITIK & HUKUM

MA Berhentikan Sementara Hakim PN Balikpapan yang Ditangkap KPK

Published

on

Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro.

Kaltimraya.com, Jakarta – Mahkamah Agung memberhentikan sementara hakim pada Pengadilan Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (3/5/2019) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

“Ketua MA melalui surat keputusan bernomor 78/KMA/SK/V/2019 memberhentikan sementara dari jabatan PNS atau hakim tersebut terhitung sejak 3 Mei 2019,” ujar Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Senin (6/5/2019).

Keputusan Ketua MA tersebut dikeluarkan setelah hakim tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh KPK.

Kendati demikian MA tetap memberikan hak hakim PN Balikpapan tersebut berupa uang pemberhentian sementara sebesar 50 persen dari ketentuan pemberhentian, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelumnya pada Jumat (3/5) malam KPK mengamankan lima orang termasuk seorang hakim dan panitera muda pidana PN Balikpapan, dan dibawa ke Polda Balikpapan untuk diperiksa.

Selain itu, KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga merupakan bagian dari permintaan (suap) sebelumnya.

Berdasarkan siaran pers yang diterima dari KPK, operasi tangkap tangan tersebut dilakukan setelah KPK mendapatkan informasi akan terjadi transaksi pemberian uang pada hakim yang mengadili sebuah perkara pidana di PN Balikpapan tersebut.

Kasus ini terkait dengan kasus penipuan terkait dokumen tanah. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK & HUKUM

BPN : Massa Kampanye Jadi Bukti Hasil Survei Ungguli Prabowo-Sandi

Published

on

Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sugiono saat jumpa pers di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Kaltimraya.com, Jakarta – Sisa masa kampanye pemilihan presiden 2019 tinggal menghitung hari. Antusias masyarakat juga sudah semakin jelas terlihat bahwa pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno lebih diminati dibanding pasangan lainnya.

Hal ini merupakan bukti bahwa sebagian lembaga survei yang saat ini sudah merilis hasilnya mengunggulkan elektabilitas Prabowo-Sandi dibanding Jokowi-Amin lebih akurat dibanding lembaga survei yang selama ini mengungulkan petahana.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sugiono saat jumpa pers menanggapi perkembangan naiknya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi mendekati hari pencoblosan.

“Perkembangan hasil survei, baik yang dilakukan oleh internal pihak kami maupun pihak lain, bahkan lembaga survei dari luar negeri yang terus memantau pemilu di Indonesia hasilnya sangat memuaskan,” ujar Sugiono saat jumpa pers di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu 10 April 2019.

“Tentunya hasil survei ini harus dihormati apalagi dengan bukti bahwa setiap kampanye yang dilakukan pasangan Prabowo-Sandi selalu ‘pecah’. Massa yang datang itu massa riil, massa partisipatif bukan massa yang dimobilisasi dengan cara transaksional,” kata Sugiono.

Sugiono juga menyinggung perbedaan cara berkampanye antara Prabowo-Sandi dengan petahana selama masa kampanye terbuka.

“Kepada pihak kami, masyarakat ikhlas menyumbang, tidak hanya tenaga, pikiran, bahkan dana. Mereka berbondong-bondong datang karena ingin perubahan kepemimpinan. Sementara yang di sana kampanye dengan iming-iming imbalan,” ungkapnya.

Jadi lanjut Sugiono, lembaga survei yang selama ini mengungulkan elektabilitas Prabowo-Sandi seperti Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Precision Public Policy Polling (PPPP) dari Amerika lebih tampak akurasinya jika dikaitkan dengan massa kampanye Prabowo-Sandi.

“Ini gelombang manusia yang hadir, gelombang manusia yang ingin perubahan terjadi di negeri ini. Manusia yang memiliki akal sehat tentunya dapat dengan mudah mengetahui bahwa pilpres tahun ini akan dimenangkan Prabowo-Sandi,” ujar Sugiono.

“Dan kenyataan yang terjadi saat ini adalah ini merupakan momentum bahwa rakyat ingin perubahan dan tak mau dibohongi lagi. Dan mereka akan menjaga suaranya di pilpres ini,” tandas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. (dom)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK & HUKUM

Hashim Djoyohadikusumo Direktur, Budi Purnomo Karjodihardjo Wakil Direktur Komunikasi & Media Prabowo-Sandi

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Kaltimraya.com, Jakarta – Wartawan senior Budi Purnomo Karjodihardjo S.IKom, M.IKom akhirnya ditugaskan oleh pasangan Capres/Cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno sebagai Wakil Direktur Komunikasi & Media, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi Uno.

Budi Purnomo menjadi Wakil dari Hashim Djoyohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto yang ditunjuk sebagai Direktur Komunikasi dan Media, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Uno.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pak Prabowo dan pak Sandi, mohon doa dari para pendukung agar kami dapat bertugas dengan baik,” kata Budi Purnomo kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Selain Budi Purnomo Karjodihardjo, Hashim juga didampingi oleh tiga orang Wakil Direktur lainnya, yaitu Mayjen (Purn) Sudrajat (mantan Kapuspen TNI), Dhimam Abror (politisi PAN), dan Dedi Supriadi (politisi PKS)

Bagi Budi Purnomo, urusan manajemen media center bukanlah hal yang baru. Kiprahnya di dunia komunikasi dan media dalam kontestasi politik seperti Pilgub dan Pilpres, sudah malang-melintang dan sarat prestasi.

Pada saat Pilgub DKI Jakarta 2018, Budi adalah Dewan Pakar (bidang komunikasi dan media) Anies Baswedan-Sandi, setelah sebelumnya menjadi Koordinator Sandi Uno Media Center (2017). Pada Pilgub DKI Jakarta sebelumnya pun, Budi adalah Koordinator Media Center Jokowi-Ahok (2012).

Sedangkan pada saat kontestasi Pilpres 2014, Budi juga ditunjuk sebagai Direktur Komunikasi & Media Prabowo-Hatta Rajasa, setelah sebelumnya menjadi Koordinator Prabowo Subianto Media Center (2013).

Pada Pilpres 2019 ini, Tim Komunikasi & Media dibentuk Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi berdasarkan Surat Keputusan No. 0001/Kpts/BPN-PS/IX/2018 tanggal 18 September 2018, tentang Direktorat Komunikasi dan Media BPN Capres-Cawapres 2019 Prabowo-Sandi.

Dalam SK tersebut, dicantumkan juga 60 orang anggota Direktorat Komunikasi dan Media yang berasal dari berbagai lintas partai maupun relawan, termasuk : Ariseno Ridhwan, Yuga Aden, Vera Damayanti, Imelda Sari, Zara Zettira, Yasmin Muntaz, Dian Fatwa, Eka Gumelar, Siti Syarifah Sutalaksana, Hazmi Fitriyasa, Ade Novit, Buni Yani, dan sejumlah tokoh lainnya. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending